PLAT KAPAL

Plat kapal diaplikasikan untuk seluruh bangunan kapal dengan komposisi standart konstruksi kapal yang dikeluarkan oleh biro klasifikasi kapal (Standards:ABS, BKI, DNV, RINA, GL, LR, BV, , NK, KR, CCS and etc) dengan klas baja : A, B, C, D dan E. ( Grade: A, B, D, E, AH32-AH40, DH32-DH40 ,A32 ,A36 ,D32, D36 and etc) dengan tebal: 8 mm s/d 100 mm, lebar : 1500 mm s/d 2700 mm, panjang : 6 m s/d 13 m.
Sifat mekanis yang karus dimiliki untuk plat kapal biasa adalah : batas lumer 24 kg/mm2, kekuatan tarik 41 kg/mm2 s/d 50 kg/mm2, dan regangan patah minimal 22%. plat kapal tegangan tinggi (untuk lambung kapal)
memiliki sifat mekanis : tegangan lumer minimal 32 kg/mm2 dan kekuatan tarik 48 kg/mm2 s/d 60 kg/mm2 untuk tegangan lumer minimum 36 kg/mm2, kekuatan tariknya 50 kg/mm2 s/d 63 kg/mm2, selain itu juga digunakan baja tempa yang memiliki kekuatan tarik minimal 41 kg/mm2.
Pemakaian plat baja untuk bangunan kapal memiliki resiko kerusakan tinggi terutama terjadi korosi pada plat kapal baja yang merupakan proses electrokimia, akibat lingkungan air laut yang memiliki resistifitas sangat rendah ( + 25 ohm-cm dibanding kan air tawar + 4.000 ohm- cm) dan sesuai dengan posisi pelat pada lambung kapal, contoh pelat lengkung bagian buritan kapal. Posisi plat baja lambung kapal terbagi dalam tiga bagian yaitu :
  1. Selalu tercelup air (plat lajur alas, pelat lajur bilge, dan plat kapal lajur sisi sampai sarat minimal).
  2. Keluar masuk air (plat lajur sisi kapal dari syarat minimal sampai sarat maksimal).
  3. Tidak tercelup air (plat lajur sisi mulai dari sarat maksimal sampai main deck kapal).
Bagian badan kapal yang memiliki lekungan plat kapal yang signifikan adalah pada lajur bilga dari haluan sampai buritan kapal, mengikuti bentuk badan kapal pada rencana garis. Hal ini bertujuan untuk memeberikan efek tahanan kapal seminimal mungkin, sehingga daya mesin induk yang digunakan pada kapal dapat lebih efisien. 
gambar Bentuk lengkung plat lambung kapal
gambar plat kapal gambar body plan kapal

Plat baja lambung kapal selain menerima beban dari luar (air laut) juga mendapat tekanan dari dalam, dengan distribusi pembebanan kapal.
okay sampe disini dulu aja dah postingan ane tentang plat kapal

9 comments:

  1. untuk kapal titanic, pake plat baja apa ya?

    ReplyDelete
  2. wah abang2 sempet2 bw di blog ane yg abal2 ini,klo g salah kapal titanic tuh pake plat baja karbon tinggi bahkan terlalu tinggi carbonx.makax si titanic itu platx gampang patah

    ReplyDelete
  3. kalo boleh tau, spesifikasi plat kapal itu pake baja apa ya?? jenis bajanya... baja austenitik atau baja carbon, atau yg lainnya.. dan teknik plapisan yg cocoknya apa?
    trima kasih gan.

    ReplyDelete
  4. mangtabs artikel tetang pelat kapalnya mas..
    salam damai kami sepanjang hari...

    ReplyDelete
  5. Mas, saya ario dari Medan mau nanya nih, kalo saya mau belajar cara menghitung berat plat kapal gimana cara nya ya,...mas ...?

    Terimakasih atas jawabannya

    ReplyDelete
  6. Kalau pebedaan plat kapal dengan plat hitam apa ya ? dengan ukuran yang sama ...

    mohon pencerahanya :)

    ReplyDelete
  7. Cara memberi tanda dan nomor pada kulit kapal yaitu dimulai dari bawah keatas pada tiap tiap sisi secara alphabet (A,B,C-Z) kecuali huruf (i), izin tanya,kenapa i dikecualikan ???
    Tolong pencerahannya

    ReplyDelete
  8. Cara memberi tanda dan nomor pada kulit kapal yaitu dimulai dari bawah keatas pada tiap tiap sisi secara alphabet (A,B,C-Z) kecuali huruf (i), izin tanya,kenapa i dikecualikan ???
    Tolong pencerahannya

    ReplyDelete
  9. Cara memberi tanda dan nomor pada kulit kapal yaitu dimulai dari bawah keatas pada tiap tiap sisi secara alphabet (A,B,C-Z) kecuali huruf (i), izin tanya,kenapa i dikecualikan ???
    Tolong pencerahannya

    ReplyDelete

Follow