Sunday, 17 April 2011

sumber pencemaran laut

sumber pencemaran laut terdiri dari beberapa bagian yaitu Tumpahan minyak kelaut dari kapal tanker / kapal lainnya, Dari ladang minyak dibawah dasar laut baik melalui rembesan maupun kesalahan pengeboran pada operasi minyak lepas pantai.
Sumber-sumber Pencemaran laut1. Penyebab pencemaran laut
  • sumber pencemaran laut Dari ladang minyak dibawah dasar laut baik melalui rembesan maupun kesalahan pengeboran pada operasi minyak lepas pantai,
  • sumber pencemaran laut Dari kecelakaan pelayaran seperti misalnya kandas,tenggelam dan tabrakan kapal-kapal tanker atau barang yang mengangkut minyak / bahan bakar,
  • sumber pencemaran laut Dari operasi tanker dimana minyak terbuang kelaut sebagai akibat dari pembersihan tangki atau pembuangan air ballast dan lainlain,
  • sumber pencemaran laut Dari kapal-kapal selain tanker melalui pembuangan air bilge ( Got ),
  • sumber pencemaran laut Dari operasi terminal pelabuhan minyak dimana minyak dapat timpah pada waktu memuat / membongkar muatan atau pengisian bahan bakar ke kapal,
  • sumber pencemaran laut Dari limbah pembuangan Refinery,
  • sumber pencemaran laut Dari sumber-sumber darat misaknya minyak lumas bekas atau cairan yang mengandung hydrocarbon,
  • sumber pencemaran laut Dari hydrocarbon yang jatuh dari atmosfir misalnya a; cerobong asap pabrik, cerobong kapal, pesawat terbang dan lain sebagainya.
2.sumber pencemaran laut dari Tumpahan minyak kelaut dari kapal tanker / kapal lainnya dapat dibagi dalam 4 kelompok :
  • sumber pencemaran laut Dari Pembuangan minyak yang timbul sebagai akibat dari pengoperasian kapal selama menyelenggarakan pencucian tangki
  • sumber pencemaran laut Dari Pembuangan air bilge ( got ) yang mengandung minyak,
  • sumber pencemaran laut Dari Tumpahan yang berasal dari kecelakaan pelayaran antara lain kandas, tenggelam, tabrakan dan lain-lain,
  • sumber pencemaran laut Dari Tumpahan minyak selama Loading, discharging atau bunkering
3. Sebab terjadinya tumpahan minyak dari kapal
1. tumpahan minyak dari kapal  akibat Kerusakan Mekanis
  • Kerusakan dari sistem peralatan kapal,
  • Kebocoran badan kapal,
  • Kerusakan katup-katup hisab atau katup pembuangan kelaut,
  • Kerusakan selang-selang muatan
2. tumpahan minyak dari kapal akibat Kesalahan Manusia
  • Kurang pengetahuan / pengalaman,
  • Kurang perhatian dari personil
  • Kurang ditaatinya ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan
  • Kurang pengawasan.
Kerusakan mekanis dapat diatasi dengan sistem pemeliharaan dan perawatan yang lebih baik serta pemeriksaan berkala oleh pemerintah / Biro Klasifikasi.
Kesalahan manusia dapat diatasi dengan memberikan training kepada personil kapal untuk meningkatkan ketrampilan mereka sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih efektif. Menerapkan sepenuhnya persyaratan perijasahan personil kapal.

4. Sumber pemasukan minyak ke lingkungan laut
Menurut perkiraan keseluruhan minyak bumi yang masuk ke lingkungan laut adalah 3,2 juta metrik ton pertahun. Yang terbanyak adalah adalah dari sumber-sumber di daratan terutama dalam bentuk pembuangan dari kota dan industri. Tumpahan dari kapal karena kecelakaan, ditambah dengan aktivitas eksplorasi dan produksi sebesar 6,47 juta metrik ton, secara relatif kecil kalau dibandingkan dengan produksi dunia sekarang yang besarnya 3 milyar metrik ton, yang setengahnya diangkut melalui laut. 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keparahan Tumpahan Minyak
Efek tumpahan minyak terhadap lingkungan ditentukan oleh interaksi antara beberapa faktor biologis dan non biologis.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Keparahan Tumpahan Minyak tersebut meliputi :
  • Tipe tumpahan minyak ( sifat fisika dan kimia )
  • Jumlah dan kecepatan minyak yang tertumpah
  • Lama waktu
  • Daerah sekitar secara geografis
  • Luas daerah yang terpengaruh
  • Kondisi meteorologis dan oceanografi
  • Musim
  • Jenis biota yang ada di daerah yang terpengaruh
  • Teknik pembersihan yang dipakai
  • Sifat fisis dari garispantai yang bersebelahan
  • Terjadinya peristiwa biologis khusus migrasi, pembiakan masal, peletakan telur dan sebagainya yang membuat biotabiota menjadi rentan.
Faktor-faktor ini bervariasi dari tumpahan satu dengan lainnya, dengan demikian pengaruh jangka pendek dan jangka panjangnya akan tidak sama pula berpengaruhnya terhadap ekologi tersebut.

penanggulangan pencemaran laut yang disebabkan kapal dalam peraturan marpol

penanggulangan pencemaran laut yang disebabkan kapal dalam peraturan marpol 73/78 BAB. III dari MARPOL Annex I Reg.22 dan 23 mengatur mengenai “ Usaha mengurangi seminim mengkin polusi minyak akibat kerusakan lambung dan plat dasar dari kapal “. Dengan melakukan perhitungan secara hipotese aliran minyak dari tangki muatan, maka pada annex I dibuat petunjuk perhitungan untuk mencegah sekecil mungkin minyak yang tumpah ke laut apabila terjadi tabrakan atau kandas seperti :
  • Semua tanker minyak segala ukuran diharuskan menggunakan Oil Discharge Monitoring (ODM) Centrak Syatem dan oil water separating atau fltering equipment yang bisa membatasi kamdungan minyak dalam air yang akan dibuang ke laut maksimum 15 ppm.
Segregated Ballast Tanks (SBT) sesuai Reg. 13 E, harus berfungsi juga sebagai pelindung atau “ Protective Location “ daerah tangki muatan pada waktu terjadi tabrakan kapal atau kandas, untuk tangker minyak mentah 20.000 dwt atau lebih.
Regulation 24, membatasi volume tangki muatan yang mengatur sedemikian rupa sehingga tumpahan minyak dapat dibatasi bila kapal bertabrakan atau kanda Annex I MARPOL 73/78 berlaku untuk semua jenis kapal, dimana membuang minyak ke laut di beberapa lokasi dilarang dan di tempat lain sangat dibatasi. Karena itu kapal harus memenuhi persyaratan konstruksi dan peralatan serta mempersiapkan “Oil Record Book”
Kapal-kapal ukuran besar dan terlibat dalam perdagangan international harus disurvey dan diberikan sertifikat. Pelabuhan diharuskan menyediakan fasilitas penampungan campuran minyak dan residu dari kapal. Pemerintah negara anggota IMO atau Marine Administration berkewajiban melaksanakannya terhadap kapal sendiri (Flag State Duties), terhadap kapal asing yang memasuki pelabuhannya (Port State Duties) dan terhadap pengawasan pantainya (Coastal State Duties).
Ketentuan selanjutnya mengenai pelaksanaan konvensi MARPOL 73/78 adalah sebagai berikut :
  • Kapal ukuran di bawah dari 400 grt, tidak perlu diperiksa kelengkapannya dan tidak bersertifikat, tetapi harus diawasi agar kapal tetap memenuhi peraturan sesuai Annex I MARPOL 73/78 (Reg.4.2) dan kondisi kapal tetap terpelihara,
  • kapal Tanker ukuran di bawah 150 grt tidak perlu pemeriksaan tidak bersertifikat IOPP ( International Oil Pollution Prevention ), tetapi harus mengikuti peraturan dalam Annex I MARPOL 73/78 dan kondisi kapal serta peralatan lainnya terpelihara ( Re.4.4 ),
  • Oil Record Book tetap dibutuhkandiatas kapal dan diisi sesuai dengan Regulation 15.4.
  • Tanker ukuran 150 grt atau lebih harus memenuhi semua persyaratan sesuai Reg. 4 Annex I dan kondisi serta peralatan kapal harus dipelihara untuk menghindari pencemaran,
  • Sertifikat IOPP hanya untuk tanker yang berlayar Internasional, dan tidak dibutuhkan untuk tanker domestik, tetapi ditentukan sendiri oleh Pemerintah yang ada hubungannya dengan survey (Reg.5).
Kelengkapan Dokumen yang harus dibawa berlayar bersama kapal sesuai dengan Annex I MARPOL 73/78 adalah sebagai berikut :
  • Oil Record Book, Part I mengenai operasi di Kamar Mesin dan Part II operasi Bongkar Muat Cargo dan Air Ballast, Reg. 20,
  • Loading and Damage Stability Information Book Reg, 25,
  • Oil Discharge Monitoring Operation Manual, Reg. 15.3
  • Crude Oil Washing Operation and Equipment Manual, Reg. 13.B
  • Clean Ballast Tank Opeartion Manual, Reg. 13.A,
  • Instruction and Operation Manual of Oil Water Separating and Filtering Equipment. Reg. 16,
  • Shipboard Oil Pollution Emergency Plan, Reg. 26.
yah sob ini dia postingan saya tentang penanggulangan pencemaran laut yang disebabkan kapal dalam peraturan marpol

Saturday, 16 April 2011

melintasi laut atlantik menggunakan rakit

melintasi laut atlantik menggunakan rakit, pastilah hal yang sangat mengagetkan.bayangkan laut atlantik yang begitu luas ditaklukan menggunakan rakit.tahu kah anda siapa pelaut ulung itu????yup dia adalah Seorang pelaut Inggris berusia 85 tahun berhasil mewujudkan impian masa kecilnya. Dirinya berhasil melintasi Laut Atlantik hanya dengan menggunakan rakit.

Ditemani tiga rekannya, Anthony Smith membutuhkan waktu dua bulan dalam melintasi Laut Atlantik. Perjalanannya pun terhitung mulus, dirinya hanya dihalangi oleh kerusakan pada bagian kecil dari rakit yang dia gunakan.

Kru kapal ini berangkat dari Pulau Canary, setelah sebelumnya rencana perjalanan sempat tertunda selama satu bulan. Saat memulai perjalanan, kapal ini diisi oleh berbagai makanan seperti jeruk, alpukat, kentang, kol dan labu.

Uniknya rakit ini dibangun dari pipa air yang panjangnya 12 meter dan 14 pipa kecil lainnya. Sementara tujuh pipa digunakan untuk menyalurkan air bersih. Rakit ini juga dilengkapi tiang kapal setinggi 12 meter serta layar yang berukuran 37 meter persegi.
nah ini dia gambar rakit yang menaklukkan laut atlantik
gambar rakit yang menaklukkan laut atlantik

Rakit ini dapat berlayar dengan kecepatan hingga 4 knot. Sedangkan selama mengendalikan rakit, kru diharuskan untuk waspada hingga mereka tidak membaca buku ataupun bermain kartu.

"Saya kira kami semua, menikmati keadaan malam hari dimana kami saling waspada memperhatikan kondisi laut," ungkap Smith seperti dikutip Associated Press, Jumat (8/4/2011).

Aksi yang dilakukan Smith ini merupakan upaya untuk membuktikan bahwa orang lanjut usia masih bisa melakukan kegiatan berbahaya. Mereka melakukan hal ini juga untuk menggalang dana bagi lembaga non-profit Inggris, WaterAid.
sumber : okezone

Lowongan kerja teknik di Total E&P Indonesie april 2011

info Lowongan kerja teknik di Total E&P Indonesie april 2011  yang ane dapat setelah bersetubuh bergulat dengan search engine.
Total E&P Indonesie adalah Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) BPMIGAS, Total E&P Indonesie memproduksi migas dari lapangan Bekapai, Handil, Tunu dan Peciko yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Total E&P Indonesie didirikan di Jakarta, 14 Agustus 1968, dengan lapangan awal saat itu diseputar delta mahakam. Lapangan awal mereka di bekapai dan Handil kala itu, diperkuat dengan ditemukannya lapangan Tambora di tahun 1974 dan Tunu di tahun 1977. Lapangan Tunu yang dikembangkan di tahun 90-an menjadi penyumbang utama supply gas bagi Total E&P Indonesie hingga kini. Peciko, Selain TOTAL E&P Indonesie, TOTAL SA sebagai perusahaan induk dari TEPI, TOTAL, SA juga memiliki affiliasi downstream di Indonesia, yaitu PT TOTAL Oil Indonesia (TOI)
nah...ini dia infonya..
POSISI SENIOR DEVELOPMENT ENGINEER – ENERGY EFFICIENCY AND ARO STUDIES (10017376) Total E&P indonesie april 2011 
Job Type
  • Company : Total E&P Indonesie
  • Contract  :  permanent position
  • Branch     :  Exploration Production
  • Location  :   Indonesia - Balikpapan
  • Interviews will take place in :     Jakarta-Balikpapan
  • Starting date :     As soon as possible
  • Salary :     According to profile and experience

Job description
1) Perform development studies in the field of Energy Efficiency:
  • Identify areas of improvement on existing facilities or in future developments
  • Develop and propose alternative solutions in order to improve Energy Efficiency or to reduce the emissions of GHG.
  • Evaluate costs and associated economics. Implement Clean Development Mechanism methodology when possible to get benefit of CO2 emissions credits.
2) Perform technical studies for the Assets Retirement Obligations.
  • Study and propose an ARO strategy for Total Indonesia.
  • Perform technical studies in order to define and set up a RES plan for each field / facility operated by Total Indonesia.
  • Evaluate costs and update the overall ARO costs of Total Indonesia on a yearly basis.
3) Support sanction of projects
  • Study and propose a ARO strategy for Total Indonesia.
  • Coordinate the preparation and present the new projects to local authorities (BPMIGAS) and partners (INPEX) in order to obtain their approvals.
  • Prepare dossiers supporting validation of new projects’ definition performed locally by TOTAL technical sanction committees (Quality reviews, COMED, input to Coval…) and internal TI approval
Required skills
Education 
  • Engineering degree
  • Experience
  • 10+ years experience in the oil and gas industry (Exploration & Production)
  • Minimum 3 years experience in Total Indonesia
  • Shall have a good knowledge in the Field Operations, Projects, HSE or Drilling Skills
  • Liaises with Engineering, Projects, DWL and FO entities to build robust and costs effective technical dossiers.
  • Reports to the Head of Development and Planning the progress of Energy Efficiency and ARO projects.
  • Assists architects on the matters of Energy Efficiency and ARO matters for the development studies.
silahkan klik disini untuk membaca Lowongan kerja teknik di Total E&P Indonesie april 2011

Friday, 15 April 2011

MARPOL 73/78 pencegahan pencemaran laut

Peraturan dalam MARPOL 73/78 tentang pencegahan pencemaran laut sangat kompleks, memuat banyak kreteria dan spesifikasi. Karena itu memerlukan kesabaran dan ketelitian untuk mempelajari dan melaksanakannya. Penting untuk diketahui waktu atau tanggal berlakunya suatu peraturan karena berbeda satu dengan yang lainnya, dan kaitannya dengan kapal bangunan baru (New Ships ) dan kapal yang sudah ada ( Existing Ships ).
Pasal 65 ayat (1) UU. No.21 Th.1992 menegaskan bahwa setiap kapal dilarang melakukan pembuangan limbah atau bahan lainnya apabila tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan. Pembuangan limbah atau bahan lain yang dilarang itu antara lain : Pembuangan (dumping) limbah air got dari kapal tanpa prosedur, membuang sampah/kotoran dan sisa-sisa muatan (dirty Sweeping), membuang air cleaning dari tangki muat kapal dan lain sebagainya.
Menurut pasal 67 UU.21 Th.1992, setiap Nakhoda atau Pemimpin perusahaan kapal mempunyai kewajiban dalam upaya menanggulangi atau mencegah pencemaran laut yang bersumber dari kapalnya. Wajib segera melaporkan kepada pejabat pemerintah/instansi yang berwenang yang menangani penanggulangan pencemaran laut , mengenai terjadinya pencemaran laut yang disebabkan oleh kapalnya, atau oleh kapal
lain atau apabila melihat adanya pencemaran di laut.
MARPOL 1973/1978 juga masih melanjutkan ketentuan hasil Konvensi 1954 mengenai Oil Pollution 1954 dengan memperluas pengertian minyak dalam semua bentuk termasuk minyak mentah, minyak hasil olahan, sludge atau campuran minyak dengan kotoran lain dan fuel oil, tetapi tidak termasuk produk petrokimia ( Annex II ).
Ketentuan marpol Annex I Reg.9 menyebutkan bahwa pembuanagn minyak atau campuran minyak hanya diperbolehkan apabila :
  • Tidak didalam “ Special Area “ seperti Laut Mediteranean, Laut Baltic, Laut Hitam, Laut Merah dan daerah Teluk,
  • Lokasi pembuangan lebih dan samadengan 50 mil laut dari daratan,
  • Pembuangan dilakukan waktu kapal berlayar,
  • Tidak membuang lebih dari 30 liter/nautical mile,
  • Tidak membuang lebih besar dari 1 : 30.000 dari jumlah muatan,
  • Tangker harus dilengkapi dengan Oil Discharge Monitoring (ODM) atau ODM dengan kontrol sistimnya.
Peraturan MARPOL 73/78 Annex 1 Reg.16 menyebutkan bahwa :
  • Kapal ukuran 400 GRT atau lebih tetapi lebih kecil dari 1.000 GRT harus dilengkapi dengan Oil Water SeparatingEquipment yang dapat menjamin pembuangan minyak ke laut setelah melalui sistim tersebut dengan kandungan minyak kurang dari 100 parts per million ( 100 ppm ),
  • Kapal ukuran 10.000 GRT atau lebih harus dilengkapi dengan kombinasi antara Oil Water Separating Equipment dengan Oil Discharge Monitoring and Control Systems, atau dilengkapi dengan Oil Filtering Equipment yang dapat mengatur buangan campuran minyak kelaut tidak lebih dari 15 parts per million (alarm akan berbunyi bila melebihi ukuran tersebut).
 Dalam melakukan usaha mencegah sekecil mungkin minyak mencemari laut, maka sesuai MARPOL 1973/1978 dimana sisa-sisa dari campuran minyak diatas kapal terutama di kamar mesin kapal yang tidak mungkin untuk diatasi seperti halnya hasil purifikasi minyak pelumas dan bocoran dari sistim bahan bakar minyak, dikumpulkan dalam tangki penampungan seperti slop tanks yang daya tampungnya mencukuipi, kemudian dibuang ke tangki darat. Peraturan ini berlaku untuk kapal ukuran 400 GRT atau lebih.
ya sekian dulu ya sob tentang MARPOL 73/78 pencegahan pencemaran laut

Lowongan kerja teknik perkapalan di PT. Indonesian Marine

PT Indonesian Marine, an Indonesia company, which was established in 1954 with core business in Plant Construction Services; Industrial Boiler; Palm Oil Mills; Shipyard and Plant Repair & Maintenance, is looking for a number of competent and experienced people to support its business growth. The Company is looking for driven professionals who have passion to grow through excel in operation and customer satisfaction. If you share the same passion, we invite you to join us for:

1. Logistic Officer (Position Code : LO_IM)
Qualification: 
  • Bachelor Degree (S1) in Engineering with 3 years experience in the same field.
  • Age max 40 years old
  • Strong knowledge in boiler component; pressure parts; steam generator and steel structure.
  • Has capability to review the products in order to be able to determine the correct transportation requirements including packaging, labeling, and supporting documentation to ensure that shipments are consistent with contractual requirements, external regulations, and internal procedures.
  • Has capability to coordinate with related parties, sub contractors/suppliers and other stakeholders, ensuring that schedule and delivery promises are maintained timely manner and proper handling.
  • Good spoken and written communication in English 
  • Familiar with computer literacy 


3. Proposal Engineer (Position Code: PE-IM)
Qualification :
  • Bachelor degree S-1 Engineering
  • Has a good knowledge about the process of producing a product especially in boiler, component and its functions 
  •  Prepare project estimation and costing 
  •  Possess strong analytical mind 
  •  Good communication and interpersonal skill 
  •  Minimum 3 years related experienced in application, estimation and proposal engineering cater for Power Plant and the Boilers product 
  • Good spoken and written communication in English 
  • Willing to be stationed at Surabaya area. 
 4. Project Manager (Position Code: PM_IM)
Qualification :
  • Bachelor degree (S-1) in Engineering, preference in Mechanical or Marine EngineeringResponsible for the comprehensive execution of projects from award through completion. This includes establishing and maintaining the project schedule, coordinating and directing the project team, as well as, coordinating and controlling all required project management systems.
  • Has strong experience in leading the power plant, oil & gas, or palm oil project and at least 8 years progressive experience in managerial level in EPC Companies
  • Understand commercial issues/terms and contract management 
  • Direct an operational group that requires extensive integration with other functions to meet contractual commitments and to make decisions with a significant impact on company performance. 
To apply, please send your application letter with your current and expected salary, up to date CV and recent photograph to the post address or email stated below.
HR Department
 PT Indonesian Marine 
PO BOX 4043 SBS 60400
 Jawa Timur - Indonesia 
Please write position code in the envelope.


or you can send the application to jobapplication@indomarine.co.id, Please write position code in the Subject.All applicants will be treated confidentially and only short-listed candidates will be notified.
nah sob info ini saya dapat dari sini, 
semngat sob,semoga sukses, semoga info lowongan kerja ini berguna buat anda pencari Lowongan kerja teknik perkapalan april 2011 di PT. Indonesian Marine

peraturan marpol 73 78 (marine polution)+pencemaran laut

MARPOL 73/78 merupakan hasil dari  “ International Convention for the Prevention of Pollution from Ships “ tahun 1973 disempurnakan dengan TSPP ( Tanker Safety and Pollution Prevention ) Protocol tehun 1978 dan konvensi ini dikenal dengan nama MARPOL 973/78 yang masih berlaku sampai sekarang.
nah gini lo ceritanya sob!!!
Sejak peluncuran kapal pengangkut minyak yang pertama GLUCKAUF pada tahun 1885 dan penggunaan pertama mesin diesel sebagai tenaga penggerak utama kapal tiga tahun kemudian, maka penomena pencemaran laut oleh minyak mulai muncul. Sebelum perang Dunia Kedua Sudah ada usaha-usaha untuk membuat peraturan mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran laut oleh minyak, akan tetapi baru dimulai terpikirkan
setelah terbentuk International Maritime Organization (IMO) dalam Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tahun 1948 Namun demikian pada saat itu usaha untuk membuat peraturan yang dapat dipatuhi oleh semua pihak dalam organisasi tersebut masih ditentang oleh banyak pihak. Baru pada tahun 1954 atas prakarsa dan pengorganisasian yang dilakukan oleh pemerintah Inggris (UK), lahirlah Oil Pollution Convention yang mencari cara untuk mencegah pembuangan campuran minyak dari pengoperasian kapal tanker dan dari kamar mesin kapal.

Cara tersebut dilakukan dengan :
  • Lokasi tempat pembuangan minyak atau campuran air dan minyak yang melebihi 100 ppm diperluas sejauh 50 nautical mile dari pantai terdekat.
  • Negara anggota diharuskan untuk menyediakan fasilitas penampungan didarat guna menampung campuran air dan minyak.
Selanjutnya disusul dengan amandemen tahun 1962 dan 1969 untuk menyempurnakan kedua peraturan tersebut. Jadi sebelum tahun 1970 masalah Maritime Pollution (marpol)baru pada tingkat prosedur operasi.
Pada tahun 1967 terjadi pencemaran terbesar, ketika tanker TORREY CANYON yang kandas dipantai selatan Inggris menumpahkan 35 juta gallons crudel oil dan telah merubah pandangan masyarakat International dimana sejak saat itu mulai dipikirkan bersama pencegahan pencemaran secara serius.

 MARPOL 1973/1978 memuat 5 (lima) Annexes yakni :
  • Marpol Annex I - Peraturan-peraturan untuk pencegahan pencemaran oleh Minyak
  • Marpol Annex II - Peraturan-peraturan untuk pengawasan pencemaran oleh zat-zat cair beracun dalam jumlah besar 
  • Marpol Annex III - Peraturan-peraturan untuk pencegahan pencemarean oleh zat-zat berbahaya yang diangkut melalui laut dalam kemasan, atau peti atau tangki jinjing atau mobil tangki dan gerbong tangki
  • Annex IV - Peraturan-peraturan untuk pencegahan pencemaran oleh kotoran dari kapal 
  • Annex V - Peraturan-peraturan untuk pencegahan pencemaran oleh sampah dari kapal
  • Annex VI - Peraturan-peraturan untuk pencegahan pencemaran udara dari kapal-kapal
Konvensi ini berlaku secara International sejak 2 Oktober 1983. Isi dan teks dari MARPOL 73/78 sangat komplek dan sulit dipahami bila tanpa ada usaha mempelajari secara intensif. Implikasi lamgsung terhadap kepentingan lingkungan Maritim dari hasil pelaksanaannya memerlukan evaluasi berkelanjutan baik oleh pemerintah maupun pihak industri suatu negara.
Selanjutnya yang akan dibicarakan dalam buku ini adalah marpol Annex 1 saja karena merupakan sumber pencemaran utama dewasa ini.
Annex 1 MARPOL 73/78 yang berisi mengenai peraturan untuk mencegah pencemaran oleh tumpahan minyak dari kapal sampai 6 juli 1993 sudah terdiri dari 26 regulation Dokumen penting yang menjadi bagian integral dari Annex 1 adalah :
  • Appendix I Mengenai Daftar dan jenis minyak
  • Appendix II Bentuk format dari IOPP Certificate
  • Appendix III Bentuk format dari Oil Record Book
Berikut adalah isi dan bentuk dari dokumen dimaksud berdasarkan MARPOL 73/78 :
  1. List of Oil “ sesuai Appendix I MARPOL 73/78 adalah daftar dari minyak yang akan menyebabkan pencemaran apabila tumpah ke laut dimana daftar tersebut tidak akan sama dengan daftar minyak sesuai kriteria industri perminyakan,
  2. International Oil Pollution Prevention Certificate “ ( IOPC Certificate ) untuk semua kapal dagang, dimana supplement atau lampiran mengenai “ Record of Construction and Equipment for Ship other than oil Tankers and Oil Tankers “ dijelaskan secara terpisah di dalam Appendix II MARPOL 73/78 
  3. Oil Record Book “ Buku catatan yang ditempatkan di atas kapal, untuk mencatat semua kegiatan menangani pembuangan sisa-sisa minyak serta campuran minyak dan air di Kamar Mesin, semua jenis kapal, dan untuk kegiatan bongkar muat muatan dan air balast kapal tanker.
Pada permulaan tahun 1970 an cara pendekatan yang dilakukan oleh IMO dalam membuat peraturan yang berhubungan dengan Marine Pollution pada dasarnya sama dengan sekarang, yakni melakukan kontrol yang ketat pada struktur kapal untuk mencegah jangan sampai terjadi tumpahan minyak atau pembuangan
campuran minyak ke laut. Dengan pendekatan demikian MARPOL73/78 memuat peraturan untuk mencegah seminimum mungkin minyak yang mencemari laut Tetapi kemudian pada tahun 1984 dilakukan beberapa modifikasi oleh IMO yang menitik beratkan pencegahan hanya pada kegiatan operasi tanker pada Annex I dan yang terutama adalah keharusan kapal untuk dilengkapi dengan Oil Water Separating Equipment dan Oil Discharge Monitoring Systems. Karena itu pada peraturan MARPOL 1973/1978 dapat dibagi dalam 3 (tiga) katagori :
  1. Peraturan untuk mencegah terjadinya pencemaran
  2. Peraturan untuk menanggulangi pencemaran
  3. Peraturan untuk melaksanakan ketentuan tersebut
nah, sob postingan ini masih ada lanjutannya lo...sekian dulu ya postingan ane tentang marpol 73/78 (marine polutioan)/pencemaran laut.

kota kelahiran presiden indonesia yang ketiga

Kota kelahiran presiden indonesia ke-3 yup...apakah anda mengetahui di mana sih tempat lahirnya presiden yang ketiga negara tercinta kita????(itu lo bapak Bacharuddin Jusuf Habibie)
ya pasti sudah pada tau kan, beliau tuh lahirnya di pare-pare,kota kecil di provinsi sulawesi selatan, sekitar 150 km dari kota makassar (kalo tdk percaya silahkan ukur sendiri dah jaraknya!!!)
nah ini dia alasannya kenapa 2 hari ini saya tidak menghadirkan postingan2 terbaru yang tidak berkualitas di kapal cargo blog, ceritanya gini saya tuh 2 hari ini lagi ngurus kartu identitas saya alias KTP,nah berhubung ngurus KTP di makassar ampun ribet amat banget sangat, ya udah saya ngurusx di pare-pare sj.kan saya masih keturunan pare, lagian di pare-pare segalax mudah tdk ribet kaya di makassar.
ya udah cekidot kita bahas tentang pare-pare dari sudut lain (sudut otak dangkal saya).
menurut saya sampai saat ini pare-pare adalah kota terbaik kedua yang pernah saya lihat. pemandangannya indah, alami, lautx elok, banyak kapal juga lho disana.trus cewek-cewekx ampun cantik2 sob, tapi lebih cantik emak ane. nah...yang paling saya suka nih dari pare-pare adalah pasar senggol (entah kenapa di beri nama pasar senggol, mungkin kalo karna kalo kita masuk disitu senggol-senggolan kali ye ama orang2 disitu)
pasar senggol itu hampir mirip dengan pasar malam sob,cuman produk andalanx yaitu cakar (cap karung) ato RB (rombengan) atau bahasa halusx pakean bekas. nah...jujur ya harga cakar disana murah meriah mencret, bayangkan ya sob celana panjang yang barux harga 700ribu sampai 1 jutaan, cakar senggol harnya 50ribu (paling mahal) dengan merk yang sama dan mungkin kualitasnya lebih mantap. bayangkan ya sob ane nih kuliah udah hampir 6 tahun baru bisa ST (maklum otak dangkal) ane baru 1 kali beli celana yang benar-2 baru yang laennya cakar yang top markotop.
nah bgitu juga dengan sepatu kisaran harga 15ribu-50ribu. sepatu safety yang buat anak teknik ya harganya kisaran itu juga sob,
Nah lain ceritanya dengan kemeja yang biasanya di mall harganya 300ribuan (sori ya sob bukannya mau pamer tapi ane udah buktiin sendiri 2 minggu lau ane baru beli.hahaha...), kalo cakar pasar senggol cuman 5ribu perak dengan merk yang sama.(ane mau bilang ini soalnya ane kemaren beli kemeja lengan panjang 3 biji sob).sob bukan hanya kemeja lengan panjang/pendek, sepatu, dan celana panjang cakar aja yang di jual disitu lo sob.tapi sampe2 ada juga yang jual pakean dalam juga lo (tapi ane tdk pernah beli,atuuttt!!!!!)
nah sob ini dia tipsx buat ente penggemar cakar barang murahan tapi kualitas top markotop!!!!...
  1. tawar menawar harga, usakan tawar harga barang setengah harga dari yang penjual sebutkan.
  2. persiapkan diri anda berdesak2an,karena biasanya rebutan (tapi ini jarang terjadi)
  3. perhatikan barang yang akan anda beli dengan baik dan teliti,soalnya kalo udah di beli tidak bisa di kembalikan
  4. nah setelah di beli, jangan lupa cakarx di rendam air panas biar kita terhindar dari bakteri entah apalah itu.
  5. cuci cakar dengan bersih
  6. setrika cakar biar tidak kelihatan seperti cakar
  7. nah yang terakhir, jangan lupa berdoa supaya cakar yang anda inginkan ada di penjualnya
ini dia postingan tidak berkualitas kapal cargo blog

Tuesday, 12 April 2011

mesin diesel kapal

Mesin Diesel kapal ( Marine engine ) mempunyai perbedaan dengan Mesin Diesel yang dipakai didaratan ( konvensional ). Kenapa untuk melayani operasional, perawatan dan perbaikan - perbaikan kecil mesin - mesin diesel kapal, para masinisnya ( Engineer ), ada yang setingkat D3 ( ATT III ), S1 ( ATT II ), bahkan ada yang setara dengan S2 ( ATT I / M,Mar Eng ). Sementara mesin - mesin diesel di daratan cukup dilayani oleh tamatan SMK s/d D3 Permesinan saja. Prinsip kerja mesin diesel baik di darat maupun di kapal - kapal sama saja, tak ada perbedaan yang signifcan. Sedangkan letak perbedaannya, antara lain ada pada :

I. Material mesin diesel kapal
Material mesin diesel kapal ( Marine engine ) dibuat lebih tangguh dari pada mesin - mesin yang ada didarat, agar tidak mudah mengalami kerusakan / keropos bila bersinggungan dengan air laut yang mempunyai kadar garam sangat tinggi dan mengandung unsur - unsur mineral dan biota laut perusak lainnya. Untuk mengantisipasi terjadinya hal - hal yang demikian, maka di lakukan tindakan - tindakan pada mesin diesel kapal sebagai berikut :
  • Melakukan pengecatan " Anti Faulant ", memasang Zink Anode pada sea chest air laut masuk dan pada cooler-cooler mesin diesel kapal untuk mencegah pengkeroposan material.
  • Memasang system dosis Alkytrimethylene Diamenes, suatu cairan Anti faulant Marine Chemical Corrosive Liquid Basic Organic, sebelum pendistribusian air laut dari sea chest kepemakaian Sedangkan mesin diesel di darat tidak pernah mengalami hal - hal seperti ini.
II. Operasional mesin diesel kapal
Selama pengoperasiannya ( Engine running ), mesin diesel darat hanya mendapat getaran dari mesin itu sendiri ( internal vibration ), tidak pernah menerima getaran dari luar ( external vibration ), kecuali bila terjadi gempa bumi. Tidak demikian halnya dengan Marine engine, selain mendapat getaran mesin itu sendiri, mesin - mesin diesel kapal juga mendapatkan getaran perlawanan dari luar, karena guncangan dari badan kapal yang diterpa ombak laut. Terjangan ombak yang begitu dahsyat terhadap badan kapal bisa membuat mesin mengalami kemiringan sampai sekitar 60 derajat. Bila hal ini terjadi bisa mengakibatkan mesin mengalami, sebagai berikut:
  • Tekanan lubricating oil akan mengalami kekosongan ( hampa ), bila hal ini terjadi, maka tekanan lub. oil akan menurun ( lubricating oil low pressure ), mesin akan mati secara mendadak ( Shutdown immediately ), atau mesin mengalami rusak berat ( break down ). Untuk mengantisipasi terjadinya hal - hal seperti ini, maka pada saat rancang bangun, marine engine dipasang dua buah pipa isap lubricating oil kapal didepan dan dibelakang agak kekanan, atau kekiri lub oil carter engine. Sehingga bila mesin kapal mengalami kemiringan kearah manapun dan berapa derajatpun, lubricating oil tetap akan terisap oleh pompa minyak lumas.Sedangkan pada mesin - mesin darat pipa isap minyak lumas cukup satu saja.
  • Buritan kapal terangkat, sehingga baling-baling terbebas dari tekanan air laut, secara logika akan terjadi putaran lebih ( over speed ) pada mesin induk kapal, atau bisa juga terjadi kerusakan yang fatal ( break down ). Tetapi hal sudah diantisipasi oleh perancang Marine engine dengan memasang pengaman pada Governoor, agar putaran mesin tetap menyesuaikan dengan situasi dan kondisi saat itu. Alat pengaman ini dikenal dengan nama " Over Speed Trip ". Pada mesin - mesin darat tidak dilengkapi dengan peralatan ini.
III. Penempatan dan penataan mesin kapal ( Arrange & install )
Pemasangan dan penataan pada mesin-mesin di darat sangat simpel dan sederhana. Buat pondasi mesin yang kokoh, rata, pasang engine mounting untuk perendam getar, bila mesin beroperasi. Install, cooling system, exhause gas system, On / Off system, memakai angin penjalan atau battery. Allignment dengan kebutuhan pemakaian, apakah untuk pembangkit atau lainnya, selesai sudah. Pada saat pembangunan kapal, yang paling sulit dan penuh kehati-hatian adalah pembuatan pondasi mesin kapal, terutama mesin induk kapal, tidak cukup dengan rata saja, tetapi harus memperhitung semua yang berkaitan dengan mesin kapal tersebut. Harus memperhitungkan titik berat kapal, kelurusan dengan gear box, propulsion, momen - momen yang kemungkinan akan terjadi saat kapal telah beroperasi, dan pengendalian mesin kapal untuk kebutuhan manouvering. Apalagi, bila kapal tersebut memakai dua mesin ( twin engine ).
Ini semua belum termasuk, pengoperasian, perawatan dan perbaikan, bila kapal telah dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. Jadi, wajarlah bila engineer - engineer kapal ada yang setara dengan S2

jenis mesin yang ada di kapal

Agar kapal dapat bergerak dan berlayar diperlukan tenaga penggerak kapal. Berbagai bentuk tenaga penggerak kapal seperti dayung, layer, mesin diesel kapal, mesin uap bahkan tenaga nuklir di gunakan. Penggunaan motor diesel menempati urutan pertama untuk kapal komersial selanjutnya pemakaian mesin uap lebih diutamakan untuk kapal – kapal berukuran sangat besar seperti Super Tanker.
Pemakaian mesin diesel pada kapal lebih disenangi karena lebih praktis dalam pengopersiannya, persiapan untuk menghidupkan sebuah mesin induk hanya diperlukan lebih kurang satu jam, sedangkan untuk mesin uap diperlkan waktu tidak kurang dari empat jam.
Sebuah kapal dengan tenaga penggerak mesin diesel, biasanya mencantumkan KM (kapal motor), MS (motor ship), MV (motor Vessel) sebelum nama kapalnya, Sedangkan kapal dengan tenaga penggerak mesin uap mencantumkan KU (kapal uap), SS (steam ship) sebelum menunjukan nama kapal tersebut.
Untuk jenis mesin – mesin yang terdapat disebuah kapal dibagi atas 3 kelompok yaitu :
1. Motor Induk / Main Engine.
Mesin kapal yang berfungsi sebagai tenaga penggerak kapal, nantinya mesin ini bertugas untuk menggerakan propeller / baling – baling kapal yang selanjutnya mendorong air dan menggerakan kapal maju atau mundur.
Kapal denga satu propeller hanya mempunyai satu mesin induk sedangkan kapal yang mempunyai dua propeller atau twin screw digerakan oleh dua mesin induk.
2. Generator Set / Genset kapal.
Atau nama lainnya mesin Diesel / Motor Bantu / generator adalah mesin yang berfungsi sebagai pembangkit tenaga listrik. Ukuran motor Bantu lebih kecil dari motor induk. Dalam sebuah kapal terdapat lebih dari satu motor Bantu yang masing – masing berfungsi menggerakan generator. Generator akan menghasilkan listrik, nantinya digunakan untuk penerangan dan power supply bagi pesawat – pesawat Bantu lannya. Apabila kapal sandar didermaga maka mesin diesel kapal dapat juga digunakan untuk mengerakan mesin bagi Derek / alat bongkar muat.
3. Pesawat Bantu/alat bantu kapal.
Pesawat Bantu/alat bantu kapal Adalah jenis mesin – mesin diatas kapal yang berfungsi sebagai sarana penunjang pokok dalam pengoperasian kapal. Secara standar / biasa untuk sebuah kapal akan ditemukan jenis – jenis pesawat Bantu yaitu :
  • Kompresor Udara / Air Compressor Fungsinya untuk menghidupkan motor diesel / mesin Bantu karena pada umumnya mesin tersebut hanya dapat dihidupkan dengan menggunakan tenaga / tekanan udara.
  • Pompa air pendingin / Cooling water pump Terdapat 2 jenis yaitu, pompa air tawar pendingin (tertutup) adalah pompa yang mensirkulasikan air tawar pendingin dari motor ke cooler untuk selanjutnya kembali ke motor, sedangkan pompa air laut pendingin (terbuka) adalah pompa yang memasukan air laut ke dalam cooler yang selanjutnya mengalir kembali ke laut.
  • pompa ballast kapal/ Ballast pump yaitu Pompa air laut yang digunakan untuk memompa air laut ke dalam / ke laur tangki – tangki ballast kapal.
  • Pompa Sanitary / Sanitair pump yaitu Pompa air laut / tawar untuk mencukupi kebutuhan air tawar bagi air pendingin mesin – mesin kapal, serta kebutuhan lainnya seperti dapur, kamar mandi, WC dsb.
  • Pompa Got / Bilge pump yaitu Untuk menampung air kondesat / air got yang kemudian di buang keluar kapal.
  • Pompa Dinas Umum yaitu Pompa yang digunakan untuk menggantikan fungsi pompa air laut pendingin, pompa ballast atau pompa got.
  • Pompa Transfer bahan bakar kapal digunakan untuk memindahkan bahan bakar dari tangki ke tangki lainnya dan untuk persiapan bunker dan untuk pengaturan stabilitas kapal.
  • Separator Ada 2 jenis yaitu, purifier untuk memisahkan air dengan minyak dan clearifier untuk memisahkan benda lainnya yang terbawa dalam minyak.
  • Ketel Bantu / DonkeyBoiler Digunakan untuk menghasilkan uap air untuk memanaskan bahan bakar sebelum masuk kedalam motor diesel. Uap tersebut dapat dipergunakan untuk memasak, pemanas air mandi dan pemanas untuk air condition.
  • Mesin Kemudi Untuk menggerakan daun kemudi ke kiri / kanan atau untuk mempertahankannya pada posisi yang diinginkan.
  • Mesin Jangkar atau Winch / Derek jangkar digunakan untuk menaikan / heave up jangkar kapal sewaktu kapal akan berlayar.
  • Winch / Derek untuk alat B/M Berfungsi untuk alat bongkar muat kapal sewaktu kapal sandar di dermaga.
sekian info copas saya tentang mesin yang ada di kapal dan mesin diesel kapal

lowongan kerja teknik perkapalan april 2011-mei 2011 di PT Samudra Rasaki Teknindo

Lowongan kerja teknik perkapalan april 2011di PT Samudra Rasaki Teknindo.malam ini saya coba cari-cari info lowongan kerja khusus teknik tenik perkapalan dan lowongan kerja yang menerima teknik perkapalan akhirnya saya mendapatkan infonya di salah satu website pencari kerja yang bisa dipercaya, dan advertise lowongan kerja itu terpampang dipasang mulai tanggal 11april 2011 sampai 11 mei 2011 (itu artinya lowongan kerja teknik perkapalan ini masih anget-angetnta ya)
nah ini dia info lowongan kerjanya :
PT Samudra Rasaki Teknindo, We are Marine, Underwater Works & Salvage Company is seeking for :

1. Project Manager (Riau-Batam)
Requirements:
  • Male, max 40 years old
  • Experience min 2 years in Shipping
  • Minimum S1 Naval Architech / Shipmaster
  • Hard working, discipline & good attitude
  • Have strong leadership / able to team works
  • Able to speak English both oral & written
  • Hard worker, quick learner and
  • Willing to work under pressure 

2.  Senior Supervisor (Riau-Batam)
Requirements:
  • Male, maximum 35 years old
  • Have strong leadership / able to team works
  • Minimum 2years relevant experience in the Marine & underwater works
  • Naval Architect Degree or Shipmaster
  • Good attitude and pleasant personality
  • Hard working and discipline
  • Able to speak English both oral & written is an advantage
 If you meet the above requirements, please submit your application letter to :
PT Samudra Rasaki Teknindo
Komp. Tiban Impian Blok A2 #3A - 5
Batam
Email address : hrd@smart-salvage.com 

kalo mau liat sumber aslinya silahkan silahkan klik DISINI (project manager) dan DISINI (senior supervisor)
oh iya, saya tidak bertanggung jawab ya atas info lowongan kerja teknik perkapalan April 2011-mei 2011 di  PT Samudra Rasaki Teknindo

Sunday, 10 April 2011

cara merawat mesin diesel

Mesin diesel adalah sejenis mesin pembakaran dalam; lebih spesifik lagi, sebuah mesin pemicu kompresi, dimana bahan bakar dinyalakan oleh suhu tinggi gas yang dikompresi, dan bukan oleh alat berenergi lain (seperti busi). Ketika gas dikompresi, suhunya meningkat, mesin diesel menggunakan sifat ini untuk menyalakan bahan bakar. Udara disedot ke dalam silinder mesin diesel dan dikompresi oleh piston yang merapat, jauh lebih tinggi dari rasio kompresi dari mesin menggunakan busi. Pada saat piston memukul bagian paling atas, bahan bakar diesel dipompa ke ruang pembakaran dalam tekanan tinggi, melalui nozzle atomising, dicampur dengan udara panas yang bertekanan tinggi. Hasil pencampuran ini menyala dan membakar dengan cepat. Ledakan tertutup ini menyebabkan gas dalam ruang pembakaran di atas mengembang, mendorong piston ke bawah dengan tenaga yang kuat dan menghasilkan tenaga dalam arah vertikal. Rod penghubung menyalurkan gerakan ini ke crankshaft yang dipaksa untuk berputar, menghantar tenaga berputar di ujung pengeluaran crankshaft.Scavenging (mendorong muatan-gas yang habis terbakar keluar dari silinder, dan menarik udara segara kedalam) mesin dilaksanakan oleh ports atau valves. (Lihat direct injection vs indirect injection untuk tipe injeksi bahan bakar). Untuk menyadari kemampuan mesin diesel, penggunaan turbocharger untuk mengkompres udara yang disedot masuk sangat dibutuhkan; intercooler untuk mendinginkan udara yang disedot masuk setelah kompresi oleh turbocharger meningkatkan efisiensi.
Piston dalam bahasa Indonesia juga dikenal dengan istilah torak adalah komponen dari mesin pembakaran dalam yang berfungsi sebagai penekan udara masuk dan penerima hentakan pembakaran pada ruang bakar silinder liner. Komponen mesin ini dipegang oleh setang piston yang mendapatkan gerakan turun-naik dari gerakan berputar crankshaft.
Piston mesin diesel merupakan sumbat geser yang terpasang presisi di dalam sebuah silinder. Dengan tujuan, baik untuk mengubah volume dari tabung, menekan fluida di dalam silinder, membuka- tutup jalur aliran atau pun kombinasi semua itu.Pada silinder hidrolik piston menerima gaya dari fluida dan diteruskan menjadi gerakan segaris (linear).Mantapnya mesin diesel ini dimungkinkan karena beberapa alasan diantaranya lain mesinnya lebih kokoh dan mesin diesel tidak menggunakan system pengapian seperti halnya mesin bensin. Pada mesin dengan bahan bakar bensin, tanpa system pengapian mesin diesel

 Cara merawat mesin diesel :
  • Saringan udara mesin diesel. Debu adalah musuh utama dari mesin diesel. Debu yang masuk ke ruang mesin mempercepat keausan pada ruang bakar karena debu akan menjadi bahan pengasah antara selinder dengan ring piston. Maka pada proyek besar, seperti pembukaan lahang baru, untuk menghindari kerusakan tersebut maka setiap sore teknisi selalu membersihkan saringan udara dengan mengguna¬kan kompresor. Saringan udara yang tersumbat debu menyebabkan jumlah udara yang diperlukan agar pembakaran sempurna tidak tercapai. Akibatnya mesin tidak bertenaga. Karena mesin tidak bertenaga lalu sopir suka menyinjak gas maksimum, dengan sendir¬inya tindakan ini menyebabkan solar terlalu banyak disemprotkan ke ruang bakar.Salah satu sebabnya karena tidak lancarnya udara yang masuk lewat saringan udara.
  • Bahan bakar solar. sopir mesin diesel mengisi penuh tangki solar sore hari saat mobil mau istirahat Biasanya biar kotoran dalam solar mengendap. Udara yang banyak. akan meninggalkan air dalam tangki solar. Sedangkan air yang mencapai pompa injektor maupun injektor akan merusak komponen tersebut.
  • Aki, kabel- kabel dan busi pemijar. aki dan kabel- bakel merupakan syarat mutlak pada mesin diesel. Tampa aki yang kondisinya baik mesin diesel "sangat" menjengkelkan. Aki harus mampu menggerakan secara cepat motor starter sehingga terjadi tekanan yang tinggi yang membuat solar meledak.Kita  perlu menjaga aki dan kabel- kabel terhindar dari solar. Agar bagian yang disebut ini terawat dengan baik.
Cara lain merawat mesin diesel adalah : 
  • Cek Kondisi Oli Oli mesin.peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher, dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep.
  • Cek Kondisi Aki Jangan dibiarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Selain itu, jika baterei atau accu tersebut sudah melemah secepatnya diganti, sebab jika dipaksakan selain kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih), korosi tersebut akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya. Oleh karena itu, jika terjadi hal itu, arus listrik yang dihantarkan baterei atau accu tidak sempurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu.
  • Periksa Rantai dan Gir Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari girnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus.
  • Periksa Kabel Koil dan Busi Perhatikan keberadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi. Jika sudah cukup umur dan sudah terlihat ada retakan dan pengerasan pada kabel tersebut, maka sebaiknya diganti.
  • Perhatikan Selang Bensin. Komponen lainnya yang perlu diperhatikan selang bensin ke karburator. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis yang mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Yang pada akhirnya akan terjadi penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator sehingga mengganggu sistem pembakaran.
  • Panaskan Mesin paling lama 2 Menit .Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit. Ini supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu buang-buang bensin.
  • Periksa tekanan angin ban Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.
          Gesekan terjadi berulang-ulang antarkomponen mesin  mesin diesel mengakibatkan keausan pada bagian permukaannya. Oli pelumas akan membuat permukaan menjadi licin,sehingga gesekan langsung antarkomponen mesin tersebut dapat dicegah.Besarnya gesekan bisa menyebabkan mesin mengalami over heat hingga macet atau menyebabkan kerusakan pada silinder dan piston. Keausan yang paling banyak padadinding silinder oleh cincin torak terjadi diantaranya langkah torak atau ½ langkah torak.
 Kekasaran permukaan antara bidangkontak dinding silinder dengan cincin piston merupakan penghambat gerakan piston gaya penghambat pada cincin piston ini dinamakan gaya gesek.

Friday, 8 April 2011

kapal kayu tradisional

Kapal kayu tradisional  adalah kapal yang dibangun secara tradisional berdasarkan pengalaman pembuatnya tanpa dasar proses desain  sebagaimana halnya kapal-kapal modern . Ukuran kapal biasanya kecil dan kebanyakan dipakai sebagai kapal penangkap ikan , kapal penumpang  dan kapal cargo antar pulau khususnya di Indonesia bagian timur.  Dibidang  transportasi  antar pulau, kebanyakan kapal tradisional mengalami banyak penurunan karena peranannya digantikan oleh kapal moderen seperti kapal ferry, dan  super jet. Namun demikian kapal kayu tradisional masih ada  sejumlah rute pelayaran Indonesia bagian timur.
Di bidang perikananan , peranan kapal kayu tradisional masih penting karena modal pembuatan kapal modern sangat mahal dan kebanyakan nelayan di Indonesia khususnya di Indonesia bagian timur adalah nelayan kapal tradisional dengan tingkat ekonomi yang sangat rendah . Jumlah kapal nelayan yang beroperasi di Indonesia bagian timur 10615 kapal dengan kapasitas ari 5 GT – 10 GT. Kecepayan kapal bervariasi antara 6 – 10 knot jumlah penagkapan kapal ikan meningkat 6,4 % setiap tahun dari  tahun 2002 -2007 adan 8,68 % dari tahun 2006 -2007. kebanyakan dari kapal kapal tersebut kapal kayu tradissional yang di buat di beberapa indoesia bagian timur seperti bulukumba , barru dan majenne sulawesi selatan dan sebagian dibuat dipulau Kalimantan
Kekurangan dari kapal kayu tradisional adalah kecepatannya lebih  rendah  terkait besarnya resistensi dan kecilnya efesinsi propulsi untuk meningkatkan kecepatan, kapal-kapal kayu tradisional kebanyakan mengunakan layar sebagai propulsi tambahan dan side rudder  karena centre rudder tidak efektif dalam system propulsi layar. Maneuver kapal tradisional juga tidak baik sebab ukuran rudder  (kemudi kapal) sangat kecil dibandingkan ukuran kapal. Dari sudut keamanan, kapal kayu tradisional dapat mengalami kecelakaan pada saat berlayar  dilaut dengan ombak yang besar. Berdasarkan riwayat operasi kapal kayu tradisioanal sering mengalami kecelakaan khusunya di laut gelombang yang besar. Walaupun kondisi berbahaya ini tidak dapat dihindari  karena tidak adanya informasi yang terencana yang bisa dinilai dalam rangka meningkatkan keamanan kapal saat beroperasi.  Oleh karean itu, sangat penting untuk memperhatikan adanya fenomena capsizing  dari kapal tradisioanl saat berlayar dilaut.
selamat membaca tulisan singkat padat dan tidak jelas dari sumber (tugas akhir/skripsi) yang bisa dipercaya mengenai kapal kayu tradisional

Wednesday, 6 April 2011

Jangan bilang selamat tinggal tapi sampai jumpa lagi

postingan kali ini merupakan postingan yang sama sekali tidak penting untuk anda baca, tapi sangat penting untuk saya tulis.
Tulisan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kapal, tapi sangat berhubungan sekali dengan dengan saya, anda, kalian, mereka, bahkan semua makhluk hidup di jagad raya yang masih punya rasa sedih.
entah apa yang mendorong saya untuk membuat tulisan ini, tapi saya merasa harus membuat tulisan ini.
apakah anda pernah merasakan perpisahan ????
ya , saya pernah merasakn. kalo belum suatu saat nanti anda harus siap merasakan yang namanya perpisahan.
Biasanya kita harus berpisah dengan keluarga ato orang disekeliling kita yang kita sayangi karna alasan ingin kuliah ato sekolah, ingin kerja dan berkarir, dan apapun itu.
mana yang lebih menyakitkan ditinggalkan ato meninggalkan???
Menurut saya meninggalkan, karena disini kita sebagai subjek yang memegang kendali.kita masih bisa memilih untuk pergi ato tidak (kecuali berpisah dalam hal kematian karena kita tidak dapat memilih).
sebagai orang yang ditinggalkan, apa yang harus saya lakukan??? entahlah..jujur hari ini saya mengalaminya. 
saya sendiri bingung, kenapa bisa saya merasa sesedih ini.aneh..yud, kamu harus tegar..sadar, eling!!! kamu harus terima ini kan untuk kepentingan dia, cita-cita dia, karir dia. sabar ya!!
biasanya apabila kita akan bepergian kemanapun itu, dan meninggalkan orang-orang disekeliling kita kita sering mengucapkan "selamat tinggal". jujur saya paling tidak suka kalimat itu karena tidak memberi harapan untuk ketemu lagi.
Tolong ucapkan sampai jumpa lagi..

tulisan ini di buat atas dasar otak dangkal saya

Monday, 4 April 2011

GENERATOR LISTRIK KAPAL

Generator adalah suatu sistem yang menghasilkan tenaga listrik dengan masukan tenaga mekanik  Jadi disini generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik.prinsip kerja generator adalah
Bilamana rotor diputar maka belitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnit pada kutub magnit, sehingga terjadi perbedaan tegangan, dengan dasar inilah timbullah arus listrik, arus melalui kabel/kawat yang ke dua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser. Pada cincin-cincin tersebut menggeser sikat-sikat, sebagai terminal penghubung keluar.
generator kapal merupakan alat bantu kapal yang berguna untuk memenuhi kebutuhan listrik diatas kapal. Dalam penentuan kapasitas generator kapal yang akan digunakan untuk melayani kebutuhan listrik diatas kapal maka analisa beban dibuat untuk menentukan jumlah daya yang dibutuhkan dan variasi pemakaian untuk kondisi operasional seperti manuver, berlayar, berlabuh atau bersandar serta beberapa kondisi lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui daya minimum dan maksimum yang dibutuhkan. 
gambar generator kapal
gambar generator kapal 

Dalam merencanakan sistem kelistrikan kapal perlu diperhatikan kapasitas dari generator dan peralatan listrik lainnya, besarnya kebutuhan maksimum dan minimum dari peralatannya. Kebutuhan maksimum merupakan kebutuhan daya rerata terbesar yang terjadi pada interval waktu yang singkat selama periode kerja dari peralatan tersebut, dan sebaliknya. Kebutuhan rerata merupakan daya rerata pada periode kerja generator kapal yang dapat ditentukan dengan membagi energi yang dipakai dengan jumlah jam periode tersebut.
Untuk kebutuhan maksimum digunakan sebagai accuan dalam menentukan kapasitas generator kapal. Dan untuk kebutuhan minimum digunakan sebagai accuan untuk menentukan konfigurasi dari electric plan yang sesuai serta untuk menentukan kapan generator kapal dioperasikan.
Daya cadangan harus dimasukkan perhitungan untuk menutup kebutuhan daya listrik kapal pada puncak beben yang terjadi pada periode yang singkat, misalnya bila digunakan untuk mengasut motor – motor besar. Jika dilihat secara regulasi BKI mensyaratkan untuk daya keluar dari generator kapal sekurang-kurangnya diperlukan untuk pelayanan dilaut harus 15% lebih tinggi daripada kebutuhan daya listrik kapal yang ditetapkan dalam balans daya. Selain itu juga harus diperhatikan faktor pertumbuhan beban untuk masa akan datang.
Untuk menentukan kapasitas generator di kapal dipergunakan suatu tabel balans daya yang mana seluruh peralatan listrik yang ada kapasitanya atau dayanya tertera dalam tabel tersebut. 
Sehingga dengan tabel balans daya tersebut dapat diketahui daya listrik yang diperlukan untuk masing – masing kondisi operasional kapal. Dalam penentuan electric balans BKI Vol. IV (Bab I, D.I) mengisyaratkan bahwa :
  1. Seluruh perlengkapan pemakaian daya yang secara tetap diperlukan untuk memelihara pelayanan normal harus diperhitungkan dengan daya kerja penuh.
  2. Beban terhubung dari seluruh perlengkapan cadangan harus dinyatakan. Dalam hal perlengkapan pemakaian daya nyata yang hanya bekerja bila suatu perlengkapan serupa rusak, kebutuhan dayanya tidak perlu dimasukkan dalam perhitungan.
  3. Daya masuk total harus ditentukan, dari seluruh pemakaian daya yang hanya untuk sementara dimasukkan, dikalikan dengan suatu faktor kesamaan waktu bersama (common simultancity factor) dan ditambahkan kepada daya masuk total dari seluruh perlengkapan pemakaian daya yang terhubung tetap. Daya masuk total sebagaimana telah ditentukan sesuai 1 dan 3
  4. Maupun daya yang diperlukan untuk instalasi pendingin yang mungkin ada, harus dipakai sebagai dasar dalam pemberian ukuran instalasi generator kapal.
Beban Kerja (Load Factor) generator kapal
Load faktor peralatan kapal didefinisikan sebagai perbandingan antara waktu pemakaian peralatan pada suatu kondisi dengan total waktu untuk suatu kondisi dan nilai load faktor dinyatakan dalam persentase.
Untuk peralatan yang jarang dipergunakan diatas kapal dianggap mempunyai beban nol. Begitu juga untuk peralatan yang bisa dikatakan hampir tidak pernah dipergunakan nilai load faktornya juga dianggap nol seperti, fire pump, anchor windlass, capstan dan boat winches.

Faktor Kesamarataan (Diversity Factor) generator kapal
Peralatan listrik diatas kapal memiliki karakter pembebanan yang spesifik dimana peralatan bekerja tidak pada waktu pemakaian yang teratur dan secara bersamaan. Adapun jenis pembebanan dalam operasional peralatan listrik diatas kapal dibagi menjadi,
a. Beban kontinyu (continous Load ) generator kapal
Ini merupakan peralatan yang dalam operasionalnya bekerja secara terus menerus pada kondisi pelayaran normal seperti, lampu-lampu navigasi, pompa uantu CPP, dll.
b. Beban generator kapal Terputus – putus (Intermitten Load)
Peralatan yang dalam operasionalnya tidak bekerja secara kontinyu dalam pelayaran normal, melainkan berkerja secara periodik. Misalnya, pompa transfer bahan bakar kapal, pompa air tawar, dll.
Faktor kesamarataan ini didefinisikan sebagai perbandingan antara jumlah dari kebutuhan daya intermitten yang beroperasi selama periode waktu tertentu dengan jumlah dari total kebutuhan daya listrik kapal . Dalam
BKI Vol IV, Bab I,D.1.c, ditetapkan faktor kesamarataan dengan mempertimbangkan beban tertinggi yang diharapkan terjadi pada waktu yang sama. Jika penentuan tepat tidaklah mungkin, faktor kesamaan waktunya digunakan tidak boleh lebih kecil dari 0.5.

Perhitungan Kapasitas generator kapal
Dalam perhitungan kapasitas generator kapal selain load faktor dan faktor diversity ada beberapa hal yang harus diperhatikan,
a. Kondisi kapal.
Kondisi kapal umumnya terdiri dari sandar atau berlabuh, manuver, berlayar, bongkar muat dan Emergency. Berbagai kondisi ini sangat tergantung dari jenis kapal.
b. Data peralatan kapal.
Data ini dipergunakan untuk mengetahui jumlah daya atau beban yang diperlukan dan jumlah unit yang tersedia diatas kapal. Data peralatan ini berdasarkan perhitungan dan telah diverifikasi dengan data yang ada dipasaran.
c. Penggolongan Peralatan kapal
Peralatan digolongkan berdasarkan
- Kondisi kapal (Poin a).
- Letak atau fungsi (Hull part, Machinery Part dan Electrical part).
- Tipe beban (Beban kontinyu atau beban Intermitten).
Kemudian semua data peralatan dengan memperhatikan beberapa hal diatas dimasukkan kedalam tabel balans daya generator kapal

LOWONGAN KERJA TEKNIK PERKAPALAN APRIL 2011 DI PT Pelayaran MitraBahari Sentosa (MBS)

Lowongan kerja teknik perkapalan april 2011 hari ini saya coba cari-cari info lowongan kerja khusus teknik tenik perkapalan dan lowongan kerja yang menerima teknik perkapalan akhirnya saya mendapatkan infonya di salah satu website pencari kerja yang bisa dipercaya, dan iklan lowongan kerja itu terpampang dipasang mulai tanggal 31 maret 2011 sampai 30 april 2011 (itu artinya lowongan kerja teknik perkapalan ini masih anget-angetnta ya)
PT. Pelayaran MitraBahari Sentosa (MBS) is a well established shipping company since 1994. We provide tug and barge service, mainly for logs and coals transportation with a base operation in Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia.
Responsibilities:
  • Planning and arranging all technical maintenance and repairs need on a ship
  • Ensure the full compliance with all class, flag state or any other standards and requirement that applied
  • Ensure the vessel is complying with all the safety rules
  • Expected to be keeping down cost and optimize the efficiency of the boat
  • Responsible for ordering any spare parts and making sure that they arrive on time
  • Plan all maintenance activities and liaise with all operational staff and subcontractors in regards to planning and implementation of all required task
  • Supervised work that needs to be carried out
  • All proper documentation will need to be maintained and reports filed as required and draw up management reports
Requirements:
  • Male
  • Age 25 - 30 years old
  • A Bachelor’s degree in Marine Engineer or Naval Architect is required, and a complete knowledge of all industry standards and regulations
  • At least 3 to 5 years experience working at technical ship management ideally as a technical superintendant or a chief engineer
  • Must have experience as a ship’s engineer, knowledge about ships system and marine engineering needs to be up to date and it will be useful if they have some knowledge about new building assistance
  • Have experience of hoe to organize maintenance and repair of a ship
  • Willing to be assigned out of the city
sumber : http://id.jobstreet.com/.
silahkan baca juga lowongan pekerjaan teknik perkapalan yang lainnnya :
oke mudah-mudahan anda selalu semangat dan info ini dapat bermanfaat untuk anda, sekian info saya tentang LOWONGAN KERJA TEKNIK PERKAPALAN APRIL 2011 DI PT Pelayaran MitraBahari Sentosa (MBS)

Sunday, 3 April 2011

LOWONGAN KERJA TEKNIK PERKAPALAN 2011 di PT Indonesian Fortune Lloyd

Lowongan kerja teknik perkapalan 2011 di PT Indonesian Fortune Lloyd
Fortune Lloyd A fast growing National Shipping Company is inviting motivated and qualified candidates to fill the following positions in its Jakarta Office :
Requirements of
  • Minimum S1 from ITB/ITS/STIP in Ship Engineer
  • Minimum of 2 (two) years experience at Shipping Company
  • Male between 28 - 35 years old
Qualification:
All candidates must be honest with good interpersonal & communication skills, dynamic, Aggressive, innovative, loyal and hard worker. Applicants are required to send letter with complete docs to : gajkt3@ifl.co.id Or P.O. BOX 3114 JKP 10031
ayo teman-teman,kanda-kanda,dinda...yang berminat lansung aja dah
sumber : RuzhJobs
oke ini dia info ane buat teman2 teknik perkapalan yang ingin mencari lowongan kerja teknik perkapalan 2011 di PT Indonesian Fortune LloydFortune Lloyd

Saturday, 2 April 2011

PLAT KAPAL

Plat kapal diaplikasikan untuk seluruh bangunan kapal dengan komposisi standart konstruksi kapal yang dikeluarkan oleh biro klasifikasi kapal (Standards:ABS, BKI, DNV, RINA, GL, LR, BV, , NK, KR, CCS and etc) dengan klas baja : A, B, C, D dan E. ( Grade: A, B, D, E, AH32-AH40, DH32-DH40 ,A32 ,A36 ,D32, D36 and etc) dengan tebal: 8 mm s/d 100 mm, lebar : 1500 mm s/d 2700 mm, panjang : 6 m s/d 13 m.
Sifat mekanis yang karus dimiliki untuk plat kapal biasa adalah : batas lumer 24 kg/mm2, kekuatan tarik 41 kg/mm2 s/d 50 kg/mm2, dan regangan patah minimal 22%. plat kapal tegangan tinggi (untuk lambung kapal)
memiliki sifat mekanis : tegangan lumer minimal 32 kg/mm2 dan kekuatan tarik 48 kg/mm2 s/d 60 kg/mm2 untuk tegangan lumer minimum 36 kg/mm2, kekuatan tariknya 50 kg/mm2 s/d 63 kg/mm2, selain itu juga digunakan baja tempa yang memiliki kekuatan tarik minimal 41 kg/mm2.
Pemakaian plat baja untuk bangunan kapal memiliki resiko kerusakan tinggi terutama terjadi korosi pada plat kapal baja yang merupakan proses electrokimia, akibat lingkungan air laut yang memiliki resistifitas sangat rendah ( + 25 ohm-cm dibanding kan air tawar + 4.000 ohm- cm) dan sesuai dengan posisi pelat pada lambung kapal, contoh pelat lengkung bagian buritan kapal. Posisi plat baja lambung kapal terbagi dalam tiga bagian yaitu :
  1. Selalu tercelup air (plat lajur alas, pelat lajur bilge, dan plat kapal lajur sisi sampai sarat minimal).
  2. Keluar masuk air (plat lajur sisi kapal dari syarat minimal sampai sarat maksimal).
  3. Tidak tercelup air (plat lajur sisi mulai dari sarat maksimal sampai main deck kapal).
Bagian badan kapal yang memiliki lekungan plat kapal yang signifikan adalah pada lajur bilga dari haluan sampai buritan kapal, mengikuti bentuk badan kapal pada rencana garis. Hal ini bertujuan untuk memeberikan efek tahanan kapal seminimal mungkin, sehingga daya mesin induk yang digunakan pada kapal dapat lebih efisien. 
gambar Bentuk lengkung plat lambung kapal
gambar plat kapal gambar body plan kapal

Plat baja lambung kapal selain menerima beban dari luar (air laut) juga mendapat tekanan dari dalam, dengan distribusi pembebanan kapal.
okay sampe disini dulu aja dah postingan ane tentang plat kapal

Friday, 1 April 2011

lowongan kerja teknik perkapalan calon pegawai PT Pelindo IV (Persero) april Tahun 2011

lowongan kerja teknik perkapalan calon pegawai PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) april Tahun 2011.
PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), salah satu perusahaan jasa kepelabuhanan di kawasan timur Indonesia, mengundang putra/putri terbaik yang mempunyai semangat, integritas tinggi, ulet dan kompeten untuk bergabung dan mengembangkan karier menjadi calon pegawai PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)
Kesempatan ini terbuka bagi para lulusan perguruan tinggi dengan bidang studi :
DIPLOMA III (D3) STRATA 1 (S1)
1. Teknik Sipil (Konstruksi) 1. Teknik Sipil (Konstruksi)
2. Teknik Mesin 2. Teknik Mesin (Konversi Energi/Kapal)
3. Teknik Komputer 3. Teknik Perkapalan (Mesin)
4. MIPA (Matematika) 4. Teknik Lingkungan
5. Ekonomi Manajemen 5. Ekonomi Manajemen
6. Ekonomi Akuntansi 6. Ekonomi Akuntansi
7. Tata Laksana/KALK 7. Manajemen Keuangan
8. Hubungan Masyarakat (Humas) 8. Manajemen Pemasaran
9. Kearsipan 9. Perpajakan
10. Sekretaris 10. Hubungan Masyarakat (Humas)

11. Hukum

12. Psikologi

I. PERSYARATAN UMUM:
  1. Mengisi formulir pendaftaran secara on-line
  2. Warga Negara Indonesia Laki-laki/Perempuan
  3. Batas usia per 30 Juni 2011 maksimal 30 tahun (untuk S1) dan maksimal 28 tahun (untuk D3)
  4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2.75 ( skala 0-4)
gimana brew berminat ayo-ayo ada lowongan lo buat teknik perkapalan. baca selengkapnya silahkan klik  lowongan kerja teknik perkapalan calon pegawai PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) april Tahun 2011