Kisah unik perahu ketinting balapan

Kisah unik perahu ketinting balapan merupakan kegiatan untuk menarik dalam berwisata ke provinsi Sulawesi Selatan adalah sebuah ajang perlombaan yang diberi nama Katinting Race. Perlombaan ini biasanya di gelar di Pantai Ide, tepian Danau Matano.(saya juga belum pernah ke tempat ini lho...). mungkin saja judul postingan ini terlalu berlebihan dengan tambahan kata kisah unik, dan mungkin saja tidak terbilang unik soalnya adu balap perahu ketinting ini pernah juga di adakan di tempat anda.

pada balapan ini peserta wajib menggunakan bentuk perahu dan spesifikasi mesin yang sama, yaitu mesin ketinting standar berkapasitas 24 PK. nah... kalo kita waktukuliah sih lebih sering menggunakan kata HP (Horse power) yang di perkenalkan bapak James watt, gini lho hitung-hitungannya PK dalam bahasa belanda Paarde kracht dan HP (Horse Power) sedangkan dalam bahasa indonesia Tenaga kuda. begini lho konversinya 1 HP = 1,014 PK. trus yang bikin saya bingung kalo memang PK(Paardekracht) dan HP(Horse Power) karena perpedaan bahasa inggris dan belanda? maka mestinya 1 PK itu sama persis dengan 1 HP gimana betul tidak????
nah kenapa 1 HP=1,014 PK saya ambil contoh kasus satuan barrel UK dengan barrel US terus galon UK dengan US aja beda klo di konversi ke liter. mungkin Jadi kuda inggris sama kuda belanda beda tenaga kali ye???? giman dengan kuda anda????
anda bisa jadi seorang penemu atau profesor baru kalau melakukan penelitian tentang satuan tenaga kuda, bisa saja di saat yang akan datang ada satuan Tenaga kuda Indonesia trus disingkat TKI.hahaha.....

wah sudah lah, cekidot bahas tentang balapan perahu ketinting.

perahu ketinting ( sumber: Wijasalawas blog's)

Perahu ketinting adalah perahu yg menggunakan motor luar dng poros panjang yg dipasang di sisinya, dapat dibenamkan ke dl air atau diangkat ke permukaan air.
mesin ketinting ini bervariasi tenaganya tergantung owner perahu ketinting, dan mesin ketinting ada yang berbahan bakar solar maupun bensin. (kira-kira ada tidak ya mesin ketinting yang bahan bakarnya dari air laut??? kalau ada pasti keren tuh) mesin ketinting berukuran tidak terlalu besar kan kalau kebesaran bukan ketinting namanya tapi kapal.
perahu ketinting

Meriah dan seru adalah suasana yang terasa dalam setiap penyelenggaraan Katinting Race yang digelar di Danau Matano, Luwu, Sulawesi Selatan. Para warga berduyun-duyun untuk menyaksikan aksi katinting kesayangan mereka yang bakal saling berpacu dalam lomba adu cepat perahu tradisional, yang selalu dilaksanakan setiap bulan Agustus ini.

Katinting adalah sebuah kapal kayu yang banyak dijumpai di Kabupaten Luwu Timur. Dalam kesehariannya, katinting merupakan alat transportasi penting yang kerap digunakan untuk penyeberangan sungai atau danau yang ada di kawasan ini. Maklum saja, sebagian besar kawasan ini memang masih belum terjamah jalan-jalan aspal rata dan mulus lantaran belum ratanya 'kue' pembangunan. Memiliki panjang sekitar 10 meter, perahu ini digerakkan oleh sebuah mesin berkekuatan kecil yang ditempelkan di buritan belakang, layaknya pada speedboat modern.

Selain sebagai sarana transportasi reguler, katinting, terutama yang beroperasi di Danau Matano, juga memiliki fungsi lain. Setiap akhir pekan atau pada masa liburan, perahu ini laris disewa oleh para wisatawan yang ingin berkeliling sambil menikmati panorama menawan Danau Matano.

Sejak beberapa tahun lalu, Katinting Race telah masuk dalam daftar event tahunan di Danau Matano, Luwu Timur. Lomba ini hampir tak pernah absen digelar dan telah menjadi kebanggaan masyarakat Luwu. Suasana suka cita dan sportif selalu menghiasi setiap pelaksanaan pertandingan adu cepat perahu yang khas ini. Perlombaan ini pun menjadi hiburan langka bagi warga Sorowako dan sekitarnya. Digelarnya lomba ini juga untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI dan diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi Danau Matano yang mempesona yang selama ini masih belum dikenal secara luas.

Pantai Ide menjadi pusat penyelenggaraan setiap pelaksanaan Lomba ini. Pantai wisata di bibir danau ini menjadi titik start lomba yang selalu disesaki pengunjung yang ingin menyaksikan event ini.

Peserta lomba tak hanya berjumlah belasan, tapi bisa mencapai puluhan katinting. Jumlah ini pun makin meningkat setiap tahunnya. Katinting yang ambil bagian dalam lomba ini bukan hanya yang biasa mangkal di Matano saja tapi juga dari Malili yang berjarak sekitar 60 km dari Sorowako dan daerah lainnya. Mereka akan saling bersaing dan berpacu untuk memperebutkan hadiah yang nilainya mencapai jutaan rupiah.

Layaknya ajang race yang lain, Katinting Race memiliki serangkaian aturan yang wajib diikuti seluruh peserta. Uniknya, sebagian besar aturan yang diterapkan dalam pertandingan ini ternyata mirip dengan spa yang berlaku pada ajang balap mobil A1 GP, yaitu lomba mobil yang membawa nama negara yang beberapa waktu lalu sukses digelar di Indonesia. Setiap peserta wajib menggunakan bentuk perahu dan spesifikasi mesin yang sama, yaitu mesin ketinting standar berkapasitas 24 PK, body sepanjang 10 meter dan diisi 3 orang. Dengan aturan seperti itu, tak heran bila lomba ini pun berlangsung ketat. Performa mesin serta kepiawaian sang nakhoda dalam mengemudikan katinting-nya menjadi kunci utama untuk menjuarai race ini.

Lomba ini menerapkan sistem gugur dan terbagi dalam beberapa babak, yaitu penyisihan, semi final dan final. Alhasil, setiap peserta memiliki kemungkinan untuk 'turun' beberapa kali. Banyaknya babak yang harus dilalui peserta menyebabkan pertandingan ini berlangsung hingga sore hari.

Apabila Anda ingin menyaksikan tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun, alias gratis, untuk menyaksikan serunya Katinting Race ini. Tentu, ini tak lepas dari upaya pemerintah daerah setempat untuk lebih memperkenalkan Danau Matano sebagai destinasi wisata unggulan di Luwu Timur yang patut dikunjungi oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara.  sekian postingan saya yang tidak jelas arahnya  entah mau bahas mesin ketinting, atau balapan perahu ketinting

No comments:

Post a Comment

Follow